Ritmo Indonesia

Customer Service

(021) 972-981-57

Call us now

Mendengarkan Musik Untuk Janin dan Bayi


Seperti yang telah banyak kita dengar, bahwa musik bermanfaat bagi perkembangan bayi baru lahir. Bukan hanya pada saat mereka masih bayi saja, karena hari-hari sikecil berikutnya juga penting jika musik dijadikan dari bagian hidup si kecil. Memperdengarkan musik minimal tiga kali sehari, yaitu waktu pagi saat bangun tidur, pengantar tidur siang setelah lelah bermain, hingga sebagai senandung pengantar tidur


Mendengarkan musik bagi bayi atau balita tidak hanya untuk kesehatan fisiknya, tapi juga untuk kesehatan mental dan perkembangan otak atau kognitifnya. Berdasarkan penelitian, sejumlah ahli telah membuktikan manfaat mendengar musik untuk bayi dan balita. Musik yang umumnya disarankan oleh para ahli adalah musik klasik, jadi tidak dianjurkan untuk sembarangan memberikan musik.

slide1
slide1
slide1
slide1
slide1
slide1
slide1
slide1
slide1

HTML tutorial HTML tutorial HTML tutorial

Pentingnya Musik Bagi Perkembangan Anak


Dalam Kandungan - Penelitian membuktikan mendengarkan musik saat berada di dalam kandungan, dapat meransang pertumbuhan otak bayi Anda. Hal ini juga mempengaruhi kemampuan kognitif dan proses belajar selanjutnya pada bayi. Seorang bayi yang berada di dalam kandungan sudah dapat mendengarkan suara sekitar 20 minggu setelah pembuahan.


Setelah Lahir - Musik terus saja memainkan peran penting dalam perkembangan bayi. Terutama dalam hal ikatan dengan orangtua kemudian dalam perkembangan bahasa, memori dan koordinasi. Dengan mendengarkan musik , dipercaya musik bisa membantu perkembangan otak bayi dalam hal menerima informasi. Kemampuan ini kelak yang akan mempengaruhi keterampilannya dalam berkomunikasi.


Bayi dan Balita - Musik merupakan sebuah objek yang dapat mempengaruhi pembentukan kepribadian seorang anak, menambah kemampuan menganalisis dan pengembangan kedisiplinan diri. selain itu Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi. Juga keterampilan di bidang sains, ketika nanti anak sudah bersekolah. Musik juga mampu meningkatkan inteligensi spasialnya (ruang kecerdasan)hingga sebanyak 46 persen, dibanding anak-anak yang tidak mendengakan musik.

Berikut 4 Manfaat memperdengarkan musik bagi janin/bayi/balita

1. Meningkatkan kemampuan motorik. Penulis buku Learning Before Birth: Every Child Deserves Giftedness, Dr Brent Logan, menyatakan, bayi (bahkan janin) yang mendengarkan musik, perkembangan detak jantung dan fisiknya akan menjadi lebih baik. Irama musik terbukti mampu menstimulus bayi agar senang bergerak. Respons seperti ini tentunya akan membantu perkembangan fisik bayi, dalam hal kekuatan, koordinasi dan kontrol motoriknya.


2. Meningkatkan kemampuan Berkomunikasi. Masih menurut Logan, musik bisa membantu perkembangan otak bayi dalam hal menerima informasi. Kemampuan ini kelak yang akan mempengaruhi keterampilannya dalam berkomunikasi. Pakar Neuroscience, Dr Dee Joy Coulter, yang juga penulis buku Early Childhood Connection: The Journal of Music and Moment-Based Learning, mendukung pernyataan ini. Menurut Coulter, permainan yang melibatkan musik akan cepat meningkatkan keterampilan berbahasa anak, sekaligus cepat menambah kosakatanya. Kelak ia akan tumbuh menjadi anak yang mampu mengorganisasikan ide serta cepat memecahkan masalah.


3. Memiliki pencernaan lebih baik. Bayi yang terekspos musik akan memiliki pencernaan yang lebih baik, karena rasa rileks yang diterimanya. Dampaknya, efisiensi metabolismenya meningkat dan akhirnya pertambahan berat badannya lebih cepat baik.


4. Meningkatkan kemampuan menghitung. Menurut hasil penelitian psikolog Fran Rauscher dan Gordon Shaw dari University of California-Irvine, Amerika Serikat, ada kaitan erat antara kemahiran bermusik dengan penguasaan level matematika yang tinggi. Juga keterampilan di bidang sains, ketika nanti anak sudah bersekolah. Musik juga mampu meningkatkan inteligensi spasialnya (ruang kecerdasan)hingga sebanyak 46 persen, dibanding anak-anak yang tidak mendengakan musik.



MUSIC & DEVELOPMENT

HTML tutorial

Bagaimana Musik Membantu Perkembangan Otak


Musik Membantu anak-anak mengembangkan intelektual dalam berbagai hal. Sebagai seorang anak mendengar, menyentuh bahkan bernyanyi bersama, sang anak akan berfokus pada pola yang meransang otak dan tubuh secara bersamaan. Dorongan dari pendengaran adalah kunci dasar dari penataan komunikasi baik berbicara ataupun gerakan tubuh dan ekspresi.


Penggunaan musik meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, pendidikan, kreativitas dan ekspresi emosional. Sederhananya, tidak ada yang lebih penting daripada musik untuk perkembangan otak.



HTML tutorial

MUSIC & BRAIN

Pengaruh Dari Musik Mozzart


Pada tahun 1957, dokter Perancis Alfred tomati melakukan serangkaian percobaan dengan anak-anak yang memiliki kesulitan berbicara dan komunikasi. Penelitiannya menemukan bahwa musik Mozart bermanfaat untuk mengembangkan kecerdasan spasial. Pada tahun 1990, penelitian lanjutan menunjukkan bahwa musik memiliki kemampuan untuk melatih kembali cara otak mengatur pola dan pemikiran. Hal ini membantu pembentukan pidato dan komunkasi yang lebih baik.



Anak Kehilangan Pendengaran


Anak - anak mendengar musik melalui headphone dengan volume tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran untuk jangka waktu yang panjang.


Karena semakin banyak anak-anak yang mendengarkan iPod dan perangkat audio lainnya, orangtua perlu mendidik diri mereka sendiri tentang cara-cara untuk melindungi pendengaran anak-anak mereka.


HTML tutorial

VOLUME & THE EAR

map

Jl. Kapuk Kamal Raya No. 62E
14470, Jakarta, Indonesia


Reward

Ritmo audio

Relax with ritmo

Work With Ritmo

Play With Parent

Play music for womb

Ritmo Belt

Ritmo Product

Ritmo Advance Product

Ritmo Advance Device

Elegant Design

Fun Family

Best Gift for Friend

Play With More Device